RSS Feed

I love you part 2

Yuri POV

“Yah… Semuanya tolong tersenyum.. aku akan mengambil gambar kalian” arahan fotografer kepada member SNSD

“ne..” jawab mereka serempak.

“Okey….. Siip.. Bagus.. Kalian semua terlihat cantik. Apalagi saat tersenyum” puji sang fotografer kepada kami.

“Hmm… Sekarang.. Giliran Yuri dan Jessica, aku akan mengambil gambar kalian, yang lain boleh istirahat”

Ha??? Aku difoto dengan Jessica??… hmmm…..” batinku sambil tersenyum

“Yul.. Kenapa kau senyam-senyum begitu?? Apa kau sudah gila” ucap Jessica yang membuyarkan lamuanku.

“ah….aniyo.. hehe.. ayo berfoto..”kataku.

“Jessica, sandarkan kepalamu dibahu yuri.. dan yuri pengang helm ini.. yakh.. begitu.. wah.. kalian terlihat serasi..hehe… Yuri terlihat Cool dengan jaket hitam itu, dan Jessica kau terlihat sangat manis”  ucap sang fotografer.

“hmm… jantungku tiba-tiba berdetak kencang, karena Sica begitu dekat denganku… Ah… ini tidak boleh terjadi… ayo yuri… rileks…” batinku sambil menarik nafas sedalam-dalamnya dan mengeluarkanya agar aku terlihat lebih santai.

“yul, kamu kenapa??” bisik sica

“ah… aku tidak apa-apa” balasku.

“1…2…3… Okey… Selesai.. wah hasilnya keren.. emm.. pemotretannya sudah selesai kalian boleh pulang” Ucap sang fotografer

“khamsamida” jawab kami serempak, sambil membungkukan badan.

“Hmm.. akhirnya selesai juga. Lelah juga rasanya bergaya untuk difoto selama berjam-jam, tapi aku senang karena ini sangat menyenangkan dan hasilnya bagus-bagus” Gumamku. Setelah ini kami akan melanjutkan syutting menjadi bintang tamu diacara variety show bersama member Shinee..

***

Normal POV

“Unnie.. kamu sakit?? Muka Unnie kok Pucat?” kata Yoona.

“ah..nggk apa-apa. Aku tidak sakit kok..hehe” balas Jessica.

Tiffany yang berada disebelah Jessica, meletekkan tanganya di dahi Jessica “Sica, badan kamu panas. Kamu beneran sakit”.

“Sica, kenapa kamu tidak bilang kalo kamu sakit???” kata Yuri megendus kesal.

“Aku tidak ingin merepotkat kalian… aku benar-benar tidak apa-apa, aku Cuma demam biasa” Ucap Sica dengan nada suara yang serak.

“Suara kamu serak, lebih baik kita kerumah sakit, takut ada apa-apa denganmu” kata hyoyeon

“iya unnie, unnie harus kerumah sakit” tambah Seohyun

“Aku benar-benar tidak apa-apa kok” balas Jessica.

“Sica, sebaiknya kamu mendengarkan perkataan hyoyeon dan seohyon, ayo kita kerumah sakit” ajakku kepada Jessica, sambil menarik tangannya.

“emm… Aku nggak usah kerumah sakit yah, aku  pulang saja, istirahat sebentar paling sudah sembuh. Aku Cuma kecapaian saja kok” bujuk Jessica kepadaku.,

Yuri mengetahui mengapa Jessica menolak ajakannya untuk kerumah sakit, karena ia pernah cerita kepada Yuri kalau sebenarnya dia tidak menyukai hal-hal yang berhubungan dengan rumah sakit.

“ya sudah, Yuri, antar Sica pulang, dan rawatlah dia. Sooyoung tolong panggilkan taxi untuk mereka. Nanti aku yang ngomong kepada manajer Oppa, kalau kalian tidak ikut karena Sica sakit.” kata Taeyeon.

Sooyoung pun keluar mencari taksi, lalu masuk lagi kedalam studio,

“taksinya sudah menunggu diluar”

“ Ya sudah, kami pergi dulu, ayo sica…” Kataku sambil memengang tangan Jessica, dan menuntunnya keluar.

“iya.. hati-hati” kata Sunny

“iya” jawabku.

Yuri POV

“Uhuukk..uhuuukk”

“sica kamu batuk, ini untukmu..” kataku sambil memberikan Tissue kepada Sica.

“Gomawo…uhukk…uhukk” balas Sica.

“Yul, bisa tidak aku meminjam bahumu. Kepalaku begitu sakit”

“Iya sini” kataku

Jessica pun menyandarkan keplanya dibahuku. Tapi tiba-tiba perasaan itu muncul lagi…

“akh…. Kenapa setiap aku berada didekat Jessica, perasaan ini muncul.. apa aku???? Akh,,, ini tidak boleh terjadi Jessica adalah sahabatku..” Gumamku.

Sepanjang perjalanan aku berusaha mengontrol perasaanku, tapi tetap saja perasaan itu terlalu kuat..

“Sudah sampai..” kata supir taksi.

“oh ne… ini uangnya.. khamsamida.” Kataku.

“ Sica, ayo turun kita sudah sampai.” Kataku sambil memegang tangan Jessica dan mengajaknya untuk turun.

Aku menuntun Jessica, kearah lift. Se sampai dilift aku memencet tombol 15, Karena dorm kami terletak dilantai 15.

“Sica.. kamu baik-baik sajakan??. Tahan sebentar yah.. sebentar lagi kita sampai kedorm, nanti aku akan membuatkan bubur untukmu, dan kamu harus istirahat”

“Gomawo yul” ucapnya sambil tersenyum, dan akupun membalas senyumannnya

Lift pun terbuka, akupun kembali menuntun Jessica ke dorm, sampai didorm aku membawa Sica Kekamarnya.

“Sica, isirahatlah, aku akan membuatkan bubur untukmu”.

“Gomawo Yul, maaf telah merepotkanmu”

“ini adalah kewajibanku.. kamu sahabatku.. karena itu aku harus merawatmu..hehe”

“ya sudah, aku kedapur dulu, istirahat geh” kataku sambil menuju kedapur.

“hmm.. kalau aku membuat bubur, itu mungkin terlalu lama…..!!!ah…aku ingat kemarin Taeyeon membeli bubur instant,” gumamku sambil mengubek-ubek isi dapur.

“yakh… ketemu”

Aku lalu memasak bubur instant itu,10 menit kemudian bubur pun jadi. Aku lalu bergegas kekamar Jessica sambil membawa bubur,obat penurun panas, dan thermometer.

“Sica,. Ayo makan ini dulu” kataku. Sambil meletakkan Termometer digital kemulut Sica, seketika alarmnya  pun berbunyi

“ha?? 39 derajat.. Sica badanmu begitu panas.. ayo makan ini dulu, lalu minum obat setalah itu istirahat. Nanti  aku akan mengompresmu.

“ne, Gomawo yul”

“Buka mulutmu, aku akan menyuapimu…”

“aaaaaa… yul, sekali lagi maaf telah merepotkanmu.”

“iya, nih, makan lagi” jawabku sambil menyuapinya lagi.

***

“Yul…Aku sudah kenyang”

“baiklah, minum obat ini” kataku sambil memberikan obat dan segelas air putih kepada Jessica.

Setelah ia meminum obat, aku menyuruh dia untuk tidur.

“Sica, bentar yah, aku letakkan piring dan gelas ini kedapur, setelah itu, aku akan mengompresmu”

“iya yul..”

Akupun bergegas kedapur meletakkan piring dan gelas, lalu mengambil es dan meletakkanya diwadah dan mengambil sebuah handuk kecil yang entah pemiliknya siapa, lalu aku bergegas kekamar Jessica.

Kulihat Sica sudah tidur, akupun mendekati Sica dan mulai mengompresnya.. Sebelum Mengompresnya aku letakkan tanganku di dahi Sica.

“Hmm… Badan mu panas Sekali” kataku, dan mulai mengomprennya

Tak terasa 30 menit sudah aku mengomprenya. Aku letakkan thermometer di mulut Sica.

“37…Hmm.. Syukurlah, panasnya  sudah turun… Hmm… capek juga rasanya…”

Ketika ingin  kedapur untuk meletakan alat kompres, tiba-tiba Jessica memengang tanganku.

“Yul.. jangan tinggalkan aku.. tetapah disini.. Temani aku” ucap Jessica..

“iya sica, aku akan menemanimu..” balasku, akupun duduk lagi disebelah Sica, dan alat kompresnya kuletakkan di meja.

Kutatap muka Jessica yang masih kelihatan pucat. “hmm… kasihan sekali dia, pasti dia terlalu capek” gumamku…

“Hoooaaammm….hmm aku ngantuk… “

tanpa sadar, aku tertidur disamping jessica, yang ternyata tanpa aku sadari tanganku masih digengam erat oleh Jessica.

TO BE CONTINUED

About iamsonefanfic

my dream..... ^0^

15 responses »

  1. ciee
    pgangan tgan mulu qiqiqi

    Balas
  2. ea ea tidur barengg,, hahaha so sweet😛

    Balas
  3. ternyata genre yuri toh haha dan yulsic again😀

    sica ny tau ga ya sm perasaan yul klo stiap yul di dkat dia selalu cenat cenut ? Haha jangan2 sica punya perasaan yg sama *mulai sotoy*
    ko ga ada jessica pov ny ? Klo ada pasti langsung ketebak ceritanya😀 ini bikin penasaran #goodjob d^^b

    Balas
  4. wh wh slam kenal…
    yulsic jjang!!!!hehe kok aq jdi mkin happy..bxk bgt yg bkin ff yulsic bhs indo skrg hehe…
    wow..spa yg g mau djagain ma yul smalaman smbil dpgangin trus tgnx….
    fighting!!

    Balas
  5. Wua… aku juga mau bubur buatan kakak Yuri… ^^ *blink2*
    eh… Sica benci sesuatu yang berhubungan ma Rumah Sakit?? sama dong.. aku juga… wah senangnya… *gak jelas*

    lanjuuttt………. mereka ngapain?? *apaan sieh?”

    Balas
  6. Thor,emg dormnya snsd di f 15 yach??

    Jadi kapan updatenya part 3??? Jangan lama2

    Balas
  7. Uhh sosweet .. #alaFITROP..wkwkwk
    yul care banget si ama sica.. aku mau jg dund ..hahaha *lebayakut !!
    yayaya sica jd sembuh klo yul yg ngerawat ! yul jjang ..

    Balas
  8. Hehe ciiee yulsic cocuet hahaha¥^^¥

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: