RSS Feed

From Bali With love part 2

Cast : Yonaa

Seohyun

Yuri

Jessica

Taeyeon

Tiffany

Yoona POV

PART 2

Keesokan harinya

Aku bangun dari tidurku yang lelap, karena sinar matahari yang menembus jendela kamarku..

“Hoammmm… jam berapa sekarang??” aku meregangkan kedua danganku dan melihat kearah jam..

“hmmm…ternyata sudah jam sepuluh.. ngomong-ngomong appa dan umma kemana???”

Aku bangun dari tempat tidurku, dan melihat sepucuk kertas diatas meja, aku beranjak dari tempat tidur dan
mengambil kertas itu..

To : Yoona

“Yoona-ah.. appa dan umma ke pantai Sanur.. berjalan-jalanlah jika bosan. Aku sudah menyiapkan uang di meja, pakailah”

From : appa Yuri

“Huaaaaa…………..mereka meninggalkanku… appa dan amma jahat” gerutu ku kesal..

“hmm…daripada aku marah-marah tak jelas, mending aku menemui seohyun.. lagi apa yah dia sekarang??”

“Tetapi sebelum aku bertemu dirinya, lebih baik aku mandi dulu” aku lalu bergegas ke kamar mandi.

——

Tok..tok..tok..

Aku mengetuk pintu villa seohyun.. seseorang membukanya.

“anda siapa??”

“maaf.. saya dari villa sebelah, saya yoona.. emm… seohyun ada??”

“seohyun dan ummanya lagi berjalan-jalan disekitar sini. Oya, saya Tiffany, appa Seohyun. Ayo silahkan masuk.” Kata appa seohyun mempersilahkan aku masuk.

Setelah duduk, appa seohyun memulai pembicaraan.

“Oh.. jadi kamu Yoona?? Semalam seohyun bercerita, kalau disebelah villa kami ada orang korea juga.”

“Ne.. saya orangnya” jawabku tersenyum.

“Emm..boleh saya bertanya??” tanyaku

“silahkan”

“maaf.. kalau saya lancang.. emm… sebenarnya apa yang terjadi dengan Seohyun??”

“hmm…..” ia  menarik nafasnya dalam-dalam

“ anak  saya seohyun terserang penyakit  Leukimia. kata dokter, waktu dia sudah tak lama lagi.Sebenarnya ia seharusnya menjalani terapi, tetapi Karena  dia sudah sangat bosan, ia memintaku untuk menemaninya ke Bali. Dia sangat ingin kesini, ia sangat ingin melihat keindahan di Bali.. dengan izin dokter, sayapun mengajaknya kesini”  kata appa seohyun panjang lebar..

Aku tersentak kaget, mendegar cerita dari ayah seohyun, mataku sudah mulai berkaca-kaca, ingin sekali rasanya aku menangis, tapi aku menahannya. Aku tak ingin menangis didepan appa seohyun.

“emm.. mengapa tidak transpalasi sumsung tulang??”

“walaupun transpalasi, tidak akan bisa menyembuhkan seohyun. Penyakitnya sudah begitu parah, saya sebagai orang tuanya hanya bisa berdoa yang terbaik buatnya, saya sudah mengikhlaskannya jikalau sewaktu-waktu ia di panggil sang maha kuasa.” Kata appa seohyun begitu sedih.

“maaf… gara-gara saya menanyakan keadaan seohyun, anda jadi sedih.. sekali lagi, saya minta maaf”

“ah..tak apa-apa Yoona, emm.. saya boleh minta sesuatu??”

“Apa??”

“Saya ingin, kamu menemani seohyun, jadilah temannya. Semenjak seohyun sakit, ia tak lagi memiliki teman. Saya memohon temanilah dia, buat dia bahagia di akhir hidupnya” kata appa seohyun memohon padaku.

“emm… Baiklah, saya akan mencobanya..” kataku kepada appa seohyun

“terima kasih Yoona.. sangat-sangat terima kasih”

“iya, sama-sama.. oya, saya pamit pulang dulu, ada yang mesti saya lakukan” kataku

“oh.. yasudah.” katanya.

Aku beranjak dari tempat dudukku, appa seohyun mengantarku sampai kedepan pintu dan membukan pintu untukku.

—-

Aku berjalan-jalan disekitar pantai, berfikir, apa yang harus kulakukan agar seohyun bahagia.. aku tak tahu apa yang ia sukai, karena baru kemarin aku mengenal dirinya.. tiba-tiba seseorang memanggilku.

“Yoona??”

Aku menoleh, dan ternyata yang memanggilku adalah seohyun.

“ah..seohyun.. apa yang kau lakukan sendrian disini?? Mana ummamu”

“Aku sedang melukis, dan Ummaku, aku menyuruhnya pulang, kasihan kalau dia menungguku…kalau kamu, Apa yang sedang kamu lakukan??” tanyanya

“oh.. aku sedang berjalan-jalan” kataku tersenyum.

Aku melihat lukisan seohyun. Ternyata ia sangat pandai melukis, hasil lukisannya  sangat bagus, walaupun belum selesai.

“Wah…indah sekali lukisanmu. Ternyata kau sangat berbakat, selain pintar main biola, ternyata kau sangat pandai melukis” kagumku terhadap seohyun

Ia hanya tersenyum..

“Gomawo”

“Seohyun, boleh aku menemanimu??”

“oh…Boleh saja silahkan..” ia mempersilahkan aku untuk duduk disampingnya.

“Ne”

Selama ia melukis, aku bercerita banyak dengannya, ternyata kita memiliki banyak kesamaan, mulai dari makanan favorit, film favorit, bahkan novel favorit..  aku juga bercerita lelucon-lelucon yang membuat dia tertawa… karena kita mempunyai banyak kesamaan, tidak cukup lama membuat kita begitu akrab.. tanpa terasa aku terus memandanginya, jantungku berdegup kencang, aku menyukai cara dia tertawa, begitu cantik. Tak seperti diriku, kalau tertawa mulutku seperti buaya. Dan sepertinya aku jatuh cinta dengannya..

“yakh….selesai..”katanya, membuyarkan lamuanku..

“oh..ya?? coba aku lihat…. Wah…..indah sekali”

“gomawo… emm.. lukisan ini untukmu” katanya memberikan lukisannya.

“untukku??? Wah….terima kasih..”

“iya sama-sama. Ternyata kita punya banyak kesammaan juga yah..hehe.. emm.. kamu mau nggak jadi temanku??”

“Tentu saja Seohyun… Ne, mulai sekarang kita bersahabat” kataku padanya.

“asal kau tau seohyun , aku tak ingin Cuma menjadi sahabat kau saja, aku mengiginkan lebih.” Gumamku.

Ia memejamkan matanya, menikamati semilir angin menghembus tubuhnya, ia sangat menikamati hebusan angin yang menerpanya, ia meregangakan kedua tangannya seolah-olah angin ingin membawa dirinya terbang..

“seohyun-ah.. ayo pulang, hari sudah sore.. dan kelihatanya mukamu begitu pucat, kau pasti sudah sangat lelah.” Aku mengajak seohyun pulang.

“Ne..” jawabnya

Aku membawa seohyun kembali ke Villanya dengan kursi rodanya..

“Seohyun-ah kita sampai” ia tak mendengar perkataanku, dan ternyata dia tertidur mungkin dia begitu kelelahan, aku membuka sweater yang kukenakan dan meyelimuti tubuh seohyun, setelah menyelimutinya tiba-tiba ia terbangun..

“maaf… saya ketiduran..”

“oh..iya.. taka apa-apa.. istirahatlah, kau sudah begitu kelelahan.” Aku mengetuk pintunya, sesaat kemudian ibu seohyun yang membukakan..

“maaf, saya telah merepotkan anda, baru saja saya ingin menjemputnya”

“ah, tidak apa-apa.. saya pamit dulu.” Aku berkata kepada umma seohyun. Dan pamit kepada seohyun

“Seohyun-ah, aku pulang dulu yah.. Oya, besok kamu ada acara”

“Tidak, kenapa?”

“emm.. katamu tadi, ingin mengelilingi bali. Boleh aku menemanimu??”

“benarkah?? Kau mau menemaniku??”

“Iya, akuakan menemanimu..” kataku tersenyum.

“umma boleh tidak aku berjalan-jalan bersama Yoona” kata seohyun kepada ummanya.

“Tentu saja boleh” kata ummanya tersenyum..

“Oke, besok jam sepuluh ku jemput yah..” kataku.

“Ne.”

“aku pulang dulu..dah..”

“dah, sampai jumpa besok..”

——-

T.B.C

About iamsonefanfic

my dream..... ^0^

12 responses »

  1. gak kebayang lau Yoona ketawa… kaya buaya?? waduhhh….
    yoona unnie, aku gak nyangka kamu menyadari tertawamu..
    hehehehehe……#bleeduerr *disniper ma Yoona dari korea*

    Yah…… masa TBC?? LANJUT DONG,,,,

    Balas
  2. hek…bkln jdi brapa part ni????
    hahahahhaa yulsic honeymoon…ank ampe dtlantarin kekekekekke…

    lnjut ea chayoo

    Balas
  3. y ampyun kasian bgt nasib seohyun d sini,
    dia trkena penyakit mematikan dan gak bsa smbuh lg,,

    y dahlh aq jg brdo’a smoga di bkal d terima d sisi’a #apaansich#gaje#plak

    ayo yoona buat seohyun bahagia di sisa akhir hdup’a..*terlalu mnghayati*

    lanjuuuttt..utt..utt
    ^^

    Balas
  4. Kmana 2 si yulsic kok g
    nongol sma skali???

    Ksian seohyun..
    author jhat knapa nak sbaek seo
    dksih pnyakit yg mngerikan*apa ini,dtndang author smpek korea*
    Go yoona bwt seo bhagia smpek
    akhir hyatx..

    Cra ktawa yoona memank aneh..
    *Lri tkut dimkan ma yoona*

    Dtnggu lnjtanx!!

    Balas
  5. Ntar endingnya sedih ya?
    Kasian seo..
    Pokoknya yoona harus jagain seo ! *maksa

    Yulsic mana?
    Lagi jalan-jalan liat bule kali ya..
    Haha

    Balas
  6. hmm seohyun. .manja bgt c ma yoona. .masa jalan aja ga mau musti pke kursi roda
    dasar ganjen
    *mwo. .qiqiqi
    reader sarap

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: